Novel GagasMedia: The Truth About Forever

Seberapa berharga sih satu detik itu? Tik. Sebentar saja dia langsung berlalu. Tik. Satu detik pergi lagi. Tak ada harganya.

Tapi tunggu sampai kau sadar waktumu hampir habis. Tik. Kau ingat selama ini jarang beramal. Tik. Kau teringat mimpi-mimpi yang nggak sempat kau wujudkan. Tik. Kau sadar nggak cukup menyayangi keluarga dan teman-temanmu. Tik. Tik. Tik. Kau panik, takut menyia-nyiakan lebih banyak waktu lagi.

Yogas merasa demikian ketika divonis nggak akan berumur panjang. Tapi bukannya memanfaatkan waktu yang tersisa sebaik-baiknya, dia malah diam-diam pergi ke Yogyakarta. Kedatangannya ke sana nggak lain untuk balas dendam kepada orang yang dianggapnya bertanggung jawab atas semua ini. Bahkan kalau perlu, mati bersama.

Saat itulah cinta datang. Memberi pengharapan, membuatnya merasakan setitik kebahagiaan di dalam kelam hidupnya. Dan sekarang, keputusan itu ada di tangan Yogas. Karena cinta dan benci nggak akan pernah akur.

Jadi, Yogas…, pilih yang mana? Sementara kamu berpikir…. Tik.

Posted in Book | Leave a comment

Novel GagasMedia: The Devil Loves Cinnamon

Widya kaget melihat sosok laki-laki di hadapannya. Laki-laki berkaus pink itu adalah Setan. Ya, setan, setan sungguhan meski dia berkaus pink dan senang sekali mencium aroma kayu manis. Namun, jika sosok itu memang bisa mengabulkan permintaannya, gadis ini akan melakukan apa saja. Bunda tercintanya, yang sedang koma, harus sadar dengan cara apa pun.

Permintaan yang cukup sulit—bagi si setan sekalipun. Setan yang berwujud laki-laki itu malah terjebak di dunia manusia, dalam kehidupan Widya. Dia baru bisa pulang jika permintaan Widya dikabulkannya. Saat mereka sibuk mencapai kata sepakat, diam-diam, Widya mulai sadar kalau dia mulai jatuh cinta pada Setan penggemar kayu manis itu.

Posted in Book | Leave a comment

Novel GagasMedia: Sweet Revenge

Pengkhianatan demi pengkhianatan membuat Irni apatis terhadap cinta. Adrian, laki-laki yang membuatnya jatuh cinta, ternyata hanya menjadikannya sebagai selingkuhan. Adrian meninggalkannya begitu saja, setelah merampas segala yang berharga buat Irni. Lalu, Angga. Laki-laki yang sempat menjadi suaminya itu, tanpa hati membawa perempuan selingkuhannya ke rumah mereka. Perkawinannya kandas, begitupula harapannya terhadap cinta.

Takdir membawanya bertemu Rizi. Laki-laki berusia lebih muda 16 tahun itu jatuh cinta kepadanya. Ironisnya, Rizi anak kandung Adrian. Laki-laki yang menghancurkan hidup Irni.

Irni melihat Rizi sebagai alasan untuk membalas dendam. Dia membunuh semua harapan yang mungkin dia punya dengan dendam yang dimilikinya. Namun, Rizi berbeda. Mungkinkah masih ada laki-laki yang dapat dipercaya Irni? Bagaimana reaksi Adrian yang mengetahui anaknya berhubungan dengan mantan selingkuhannya?

Lagi-lagi, cinta berada sangat dekat dengan benci. Bahkan, terkadang tak terkenali, apakah dendam ataukah cinta.

Posted in Book | Leave a comment

Novel GagasMedia: Sebelum Cahaya

“Enggar sayang, tahu nggak apa yang kulakukan kalau teringat kamu saat malam hari? Aku akan memandangi toples kaca yang aku bawa saat pindah dari pesisir kita. Masih ingat kan ceritaku tentang toples kaca itu? Aku mengisinya dengan enam genggam pasir dari pantai kita, dua macam kerang dan karang laut, sebuah bintang laut kemerahan yang kutemukan telah terdampar mati di pasir, serta sepotong ranting hanyut yang suka kamu pungut kalau kita sedang berjalan di pantai. Ehmm…, ternyata melihat pantai kita dalam toples kaca itu memang mujarab. Keajaiban cinta yang tersimpan di dalamnya telah berhasil membantuku melewati tahun-tahun berlalu tanpa kamu.”
Di pesisir indah itu Enggar dan Mariena pertama kali bertemu, bertengkar, lalu jatuh cinta. Dan di pesisir indah itu juga mereka harus berpisah. Lalu waktu berlalu. Mereka bertemu kembali. Namun, Enggar telah berubah. Labirin kegelapan yang menyeliputinya kini, membuat sosok cowok itu menjadi pesimis.
“Dan ingatlah Enggar, apa pun yang terjadi, kamu akan selalu bisa pulang ke dalam hatiku.”
Itulah yang ingin Mariena lakukan. Meyakinkan Enggar untuk pulang ke dalam hatinya. Selamanya.

Saya sangat terkesan. Novel ini tidak sekadar menceritakan tentang bagaimana melihat cahaya, namun merasakan dan memahaminya sebagai sebuah spirit kehidupan. Siapa pun atau apa pun itu, sesungguhnya dapat kita jadikan sebagai cahaya hidup kita. Bacalah novel ini dan Anda akan tahu. Great! (NOE, vokalis Letto)

Membaca novel ini saya langsung tahu bahwa novel ini tidak muncul begitu saja dari khayalan penulis, tapi dari intuisi hati yang tertuang di goresan-goresan yang luar biasa! (PATUB, gitaris Letto)

Kesedihan, kegembiraan, kepedihan, tangisan, jeritan, pisuhan dan semua unsur sifat-sifat manusia bergolak dan teramu dengan baik dalam novel ini. Salut buat penulis! (ARI, bassis Letto)

Inilah novel biasa dengan alur dan setting yang biasa, namun diolah oleh seorang genius! Jujur, saya terbawa olehnya…. (DEDI, drummer Letto)

Posted in Book | Leave a comment

Novel GagasMedia: Rindu

Terkadang, kita melupakan hidup yang harus tetap kita jalani karena menyesali sesuatu yang telah pergi. Seperti Zahra yang merasa kebahagiaan telah berlalu saat Daffa, anak pertamanya, menghadap Sang Pencipta. Dunianya mendadak hening. Tak ada lagi tawa. Semua tak lagi baik-baik saja. Krisna pun merasakan yang sama. Saat Daffa pergi, ia tak hanya kehilangan satu, tetapi dua cahaya hidupnya. Zahra, istrinya itu, lebih sibuk menyesali diri sendiri dan tak pernah lagi mengindahkan kehadirannya.

Jarak diantara mereka semakin lebar. Perpisahan, mungkin jadi satu-satunya jalan agar tak ada lagi yang terluka lebih dalam. Tapi, benarkah pilihan itu sanggup mengembalikan semangat hidup mereka berdua?

Ah, cinta mungkin terlalu sederhana
Terkadang, kata-kata menjadi terlalu rumit untuk mengungkapkannya.

“Satu lagi novel dari Sefryana Khairil yang menggugah emosi, real, dan menyentuh. Sefry mampu melukiskan luka dan pahit manis setiap karakter dengan apik.”
-WINNA EFENDI, penulis Kenangan Abu-Abu, Ai, Refrain, & Unbelievable.

Posted in Book | Leave a comment